Asuhan Keperawatan dan Asuhan Kebidanan

Blog Perawat dan Bidan

PARAMETRITIS (SELLULITIS PELVIKA)

leave a comment »

Sellulitis pelvika ringan dapat menyebabkan suhu yangmeninggi dalam nifas. Bila suhu tinggi menetap lebih dari satu minggu disertaidengan rasa nyeri di kiri atau kanan dan nyeri pada pemeriksaan dalam, hal inipatut dicurigai terhadap kemungkinanselulitis pelvika. Pada perkembangan proses peradangan lebih lanjutgejala-gejala sellulitis pelvika menjadi lebih jela. Pada pemeriksaan dalam dapatdiraba tahanan padat dan nyeri di sebelah uterus dan tahanan ini yangberhubungan erat dengan tulang panggul, dapat meluas ke berbagai jurusan. Ditengah-tengan jaringan yang meradang itu bisa tumbuh abses. Dalam hal ini, suhu yang mula-mula tinggi secaramenetap menjadi naik-turun disertai dengan menggigil. Penderita nampak sakit,nadi cepat, dan perut nyeri. Dalam 2/3 kasus tidak terjadi pembentukan abses,dan suhu menurun dalam beberapa minggu. Tumor di sebelah uterus mengecilsedikit demi sedikit, dan akhirnya terdapat parametrium yang kaku.

Jika terjadi abses, nanah harus dikeluarkan karena selaluada bahaya bahwa abses mencari jalan ke rongga perut yang menyebabkanperitonitis, ke rectum, atau ke kandung kencing.

Written by askepasbid

18 Juli 2009 pada 10:38 am

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: